Toner? Manfaat Bagi Kulit dan Rekomendasi Produk

People are crazy about Toner these days, banyak produk-produk yang bermunculan sekarang terutama dari K-Beauty Industry. Gue juga udah bahas skincare routine steps apa untuk pemula, dan toner jadi salah satu steps yang wajib. Apa sih sebenarnya toner? Apakah segitu pentingnya harus ada di skincare routine kita? So, gue akan bahas satu persatu, mulai dari fungsi, jenis, dan juga contoh produk yang pernah gue coba.

What is Toner?

Awal mula sebelum toner ala K-Beauty bermunculan, all we know about it is some kind of cleanser. Cairan yang biasa kita tuang ke kapas terus buat bersihin kotoran, sisa makeup dan debu di muka, biasa sepaket sama susu pembershi LOL! Sekarang banyak banget beauty company yang ngeluarin toner dengan kegunaan yang menurut gue sangat penting bagi kulit, yaitu cairan yang berfungsi as skin balancing and hydrator. Yang jelas di apply dengan menggunakan tangan aja, or we can also use cotton pad tapi ga ada keharusan.

Toner as skin balancing

Seperti yang sudah gue jelasin secara singkat juga di previous post, kalau toner berfungsi untuk mengembalikan ph level kulit yang hilang ketika cuci muka. Sekarang gue jelasin lebih detail soal masalah ini.

Jadi setelah kita cuci muka, ph kulit biasanya bisa berubah lebih alkaline. Ph level kulit normal itu adalah 4-5. Ph level itu diukur dari 1-10, 1-6 bersifat acidic, 7 netral dan 8-10 bersifat alkaline. It’s better to maintain your skin on 4-5 that’s why we need toner to help balancing the ph level, jadi ketika kita apply skincare bisa bekerja dengan baik terhadap kulit. Jadi Toner ini sebagai step skincare routine untuk prep kulit kita.

Gimana kalo udah pakai cleanser yang ph-nya 4-5? Apa masih perlu apply toner? Menurut gue secara pribadi sih masih perlu ya. Pada intinya ph level ini perlu di maintain, menurut gue dengan udah pakai cleaner yg ph tepat pun, kita butuh toner untuk hydrate kulit. You know lah, once skin met water, aku ngerasa it will dry my skin no matter how moist my cleanser claimed to be.

Toner as Hydrating

Selain toner berfungsi untuk skin balancing, toner pun banyak diciptakan dan digunakan untuk melembabkan kulit. Kalian semua pasti pernah denger 7 step skincare routine. Trend di kalangan K-Beauty ini menganjurkan untuk apply toner sebanyak 7 layer. Fungsinya untuk balancing skin dan juga untuk menggantikan air yang hilang pada kulit karena cuaca, terlalu sering berada di ruangan ber-AC, dan penggunaan cleanser sendiri. Believe me, i try this before and it makes my skin glow and moist after that.

Hydrating juga sangat bagus untuk kulit, terutama bagi mereka yang punya tipe kulit kering. Kulit yang kekurangan kelembaban bisa jadi sumber segala masalah kulit. Dari mempercepat rusaknya skin barrier berakibat mudahnya masuk kotoran dan radikal bebas, sampai ke penyebab premature aging. Kulit yang dehydrated juga bisa dialami oleh mereka yang mukanya oily or combination. Dehydrated skin membuat kulit akan semakin banyak memproduksi minyak untuk menggantikan waterloss pada kulit, kulit produksi minyak berlebih will lead to acne. Makanya, baik kita yang punya kulit dengan jenis apapun, kita tetap butuh hydrate our skin. Caranya dengan mencari toner yang fungsi hydrate ini ataupun juga dengan mengikutsertakan skincare dengan bahan-bahan seperti glycerin, hyaluronate acids, ceramides, aloe, dan masih banyak lagi (tentu akan ada topik khusus untuk bahas ingredients yang bagus buat increase skin hydration ini). Terutama gaya hidup juga harus diperhatikan yaitu harus rajin minum air putih.

Best Toner so Far

Ada 2 jenis produk yang gue udah coba so far, dan akan merekomendasikan ini buat kalian.

Yang pertama itu, Pyunkang Yul Essences Toner. Jangan bingung dulu dari namanya, jadi dia essences apa toner? I would say, let’s use it as a toner. Dia cocok banget buat mereka yang punya kulit sensitif karena cuma ada 7 ingredients yang digunakan di produk ini. Tentunya free of harm ingredients like parabens, alkohol, dan sulfate. Selain itu gue rekomen Pyunkang Yul buat mereka yang punya kulit berminyak or kombinasi. Gue sendiri punya kulit kombinasi, awalnya ngerasa abis pakai agak bikin kering sih pas coba apply 7 layer, makanya mungkin kurang cocok buat mereka yg kulitnya kering, but i don’t know soalnya PKY ini claim as a good hydrator . Mungkin coba hindari jangan gunakan as 7 step skincare routine aja. Teksturnya light banget dan cair, ga sticky. PKY biasa gue pakai pas kulit lagi super iritasi, and it won’t make it worst. Kalau perubahan extreme lainnya ke kulit ga ada sih. Tapi sekali lagi dia ga memperburuk kulit gue, dan aman digunakan pas kulit lagi merah or jerawatan. Plus, ini beneran balance minyak di kulit sih. Kalau gue lagi nyobai skincare macem-macem dan taunya ga cocok biasa gue balik pakai PKY ini.

Kedua, gue coba Whamisa  Organic Flowers Deep Rich Essences Toner. Nah loh! Kalau yang ini stepnya kadang gue pakai as toner kadang as essences, even sometimes jadi step terakhir skincare routine gue. Teksturnya aga sticky dan kental. Makanya gue suka pakai as last step dan buat 7 step skincare routine juga, afternya kulit glowy-glowy gemas gitu. Whamisa ini terkenal dengan fermented ingredients. Makanya mereka yang kulitnya sensitif kadang ada yang kurang cocok, soalnya kandungannya kan waterless dan rich banget. Ingredients di Whamisa ini include argan oildandelion extracts and galactomyces. Botanical Extracts from aloe and chrysanthemum yang gantiin air buat lasting hydration. Awal gue pakai pun sempet bruntusan, tapi cuma sekali itu doang. Akhirnya gue pakai masker Mediheal yang teatree, besokannya juga ilang tu bruntusan. Dan sampai sekarang ketika kulit gue berasa kering banget gue bakalan pakai Whamisa ini instead of Pyunkang Yul. Gue juga suka apply ini jadi last step buat ngasih kulit efek glowy seharian.

Jangan buat gue memilih mana dari mereka yang bagus hahaha.. Gue butuh mereka berdua pokoknya. Tapi buat kalian yang punya kulit sensitif gue lebih saranin Pyunkang Yul sih. Dan kalian yang kulitnya super kering, lebih baik Whamisa. Oh iya Whamisa ini sebenernya punya 3 jenis, buat masing-masing jenis kulit.

Jadi kesimpulannya, segitu pentingnya kah toner? I would say it is! I will never skip it in any situation, karena menurut gue tanpa toner skincare mahal lainnya ga akan ada gunanya. So, kalian harus benar-benar pertimbangkan mencari produk yang tepat untuk skin type kalian, pencarian agak sulit tapi jangan nyerah. Karena sebenernya belum tentu juga yang gue pakai itu cocok buat kalian. Gue akan bahas lebih lanjut tentang hydrating dan ingredients yang support. I’m obsessed with skin hydrating.

Pyunkang Yul Essences Toner
Pyunkang Yul Essences Toner
Whamisa Organic Flowers Deep Rich Toner

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *